DUKUNG PERUBAHAN HUKUM INDONESIA KE ARAH LEBIH BAIK

Group Rakya Indonesia Dukung SBY Copot Kapolri dan Jaksa Agung

Group RAKYAT INDONESIA MENDUKUNG SBY MENCOPOT KAPOLRI & JAKSA AGUNG

WAJAH PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIA TERCORENG
Rabu, 4 November 2009 | 05:33 WIB JAKARTA, KOMPAS.com –

Desakan agar Kapolri dan Jaksa Agung mundur kemarin muncul, antara lain, dari Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Sekjen Transparansi Internasional Indonesia Teten Masduki, dan Bambang Widjojanto secara terpisah. ”Sadarlah bahwa Anda sebagai pemimpin telah gagal. Silakan mundur. Itu lebih terhormat daripada dimundurkan,” kata Bambang.

Din Syamsuddin mengimbau Presiden untuk berpihak kepada KPK. Langkah itu diperlukan mengingat bobroknya penegakan hukum di Indonesia. ”Isi rekaman itu membuktikan bobroknya penegakan hukum. Bukti masih kuatnya mafia hukum dan peradilan di Indonesia,” katanya.

Pengamat ekonomi Dradjad Wibowo mengatakan, tim independen yang dibentuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak ada gunanya lagi. Presiden harus segera membersihkan Polri dan Kejagung dari oknum-oknum yang menyimpang.

—————————————————————–
Kasus Bibit dan Chandra Tuai Kritik di Inggris
Rabu, 4 November 2009 | 08:18 WIB
LONDON, KOMPAS.com

“Kebijakan ini jangan hanya menjadi kosmetik politik, Presiden harus serius menjadi panglima dari penegakan hukum dengan menonaktifkan pejabat-pejabat yang menjadi objek penyelidikan,” katanya. Selain itu juga Presiden diminta untuk membersihkan Kepolisian dan Kejaksaan Agung dari pejabat-pejabat korup, dengan memberhentikan mereka yang terbukti terlibat dalam konspirasi dan memprosesnya secara hukum dengan adil dan transparan.

BERIKAN DUKUNGAN DISINI

Iklan

Cincin Perkawinan Obama dari Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2009 | 10:04 WIB WASHINGTON, KOMPAS.com —

Setidaknya ada salah satu pertanda bahwa Presiden AS Barack Obama tidak melupakan Indonesia, tempat ia tinggal semasa kecil. Cincin perkawinan Obama dipesan khusus dari Indonesia. Informasi ini terungkap dalam artikel menarik di majalah New York Times berjudul “First Marriage”. Salah satu temanya adalah mengungkap tentang pernak-pernik kehidupan perkawinan Obama. Salah satunya, saat Obama menunjukkan cincin pernikahannya beberapa saat sebelum Pendeta Jeremiah A Wright Jr menikahkannya dengan Michelle pada 3 Oktober 1992 di Gereja Kristus Trinity United. Terlihat dari foto-foto yang dipublikasikan media, cincin itu jelas begitu menarik. Cincin itu dirancang bukan dengan desain polos, melainkan bertumpuk-tumpuk dengan berbagai macam desain.

KABINET INDONESIA BERSATU 2

1. Menko Politik, Hukum, dan Keamanan: Marsekal TNI Purn Djoko Suyanto
2. Menko Perekonomian: Hatta Rajasa
3. Menko Kesra: Agung Laksono
4. Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi
5. Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi
6. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa
7. Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro
8. Menteri Hukum dan HAM: Patrialis Akbar
9. Menteri Keuangan: Sri Mulyani Baca lebih lanjut

KETIKA MATA SEORANG PRESIDEN AMERIKA MELIRIK PANTAT

Insiden menggelikan ini terjadi ketika sesi pemotretan di Italia pada momen pertemuan G8. Ada komentar?
Obama Melirik Pantat

Obama Melirik Pantat Seksi

ANEKA KECURANGAN DALAM PEMILU PILPRES 2009

Meski Pemilu Pilpres 2009 berlangsung secara aman dan tertib, tapi tetap terwarnai kecurangan-kecurangan oleh beberapa pihak yang sampai saat ini belum jelas pelakunya. Metode kecurangan yang sudah umum biasanya terjadi dalam bentuk telah ditandainya surat suara. SELANJUTNYA

PRESIDEN INDONESIA 2009 – 2014 Versi TRANS CORP – LEMBAGA SURVEY INDONESIA

Versi TRANS CORP – LEMBAGA SURVEY INDONESIA

Versi TRANS CORP – LEMBAGA SURVEY INDONESIA

MEGA
PRABOWO

SBY

BOEDIONO

JK

WIRANTO

26,49%

60,87%

12,64%


SUARA MASUK : 97,37%

DEBAT CAPRES ATAU OBROLAN CAPRES?

Oleh Zazuli

Semalam, untuk pertama kalinya rakyat Indonesia menyaksikan capres-capresnya berdebat. Diselenggarakan oleh KPU dan difasilitasi oleh Trans Corp. debat putaran I ini berlangsung sekitar 2 jam dan dimoderatori oleh Rektor Universitas Paramadina, Anies B.

Pada awal diumumkannya debat ini, mungkin sebagian besar dari kita mengharapkan munculnya suatu debat atau adu argumentasi yang seru dan cenderung panas. Capres yang lain memaparkan konsep dan programnya, capres lawan membantah dan berusaha mematahkan melalui argumen-argumen yang bernas dan intelek. Harapan ini sangat berasalan mengingat selama ini kita disuguhi oleh pertunjukan debat capres dari negeri paman Sam. Di negeri pelopor demokrasi liberal ini, capres berdebat secara langsung dan berusaha mematahkan argumen lawannya. Bahkan tidak jarang berlangsung sengit. READ MORE