SEBUAH HARAPAN UNTUK FORUM ILMUWAN MUSLIM SEDUNIA DI MADINAH

Di abad pertengahan dulu, Islam menjadi kekuatan ilmu pengetahuan dunia. Kemajuan ilmu pengetahuan Islam dalam sekejap mencerahkan dunia (khususnya Eropa) yang saat itu begitu tergelapkan oleh tradisi nenek moyang, kebuntuan pemikiran, hingga kualitas hidup yang rendah.

Tradisi Islam adalah tradisi intelektual. Penghayatan terhadap nilai-nilai Islam merupakan implementasi dari makna. Bukan sekedar ritual rutin untuk menyelamatkan diri dari neraka.

Lahirnya ilmuwan-ilmuwan muslim yang berhasil meletakan berbagai dasar ilmu pengetahuan seperti ibnu Sina, al Farabi, al Khawarizmi, al Kindi, dan lain-lain, diakui atau tidak, telah meletakan dasar-dasar ilmu pengetahuan dunia. Tanpa mereka penelitian-penelitian ilmu pengetahuan modern harus dimulai dari nol dan ini membutuhkan banyak energi dan waktu.

Kemajuan ilmu pengetahuan Islam dapat ditemukan jejaknya diberbagai negara Eropa, Afrika, dan Timur Tengah dalam bentuk situ-situs kota tua, arsitektur, naskah kuno, hingga perangkat-perangkat ilmu pengetahuan yang digunakan saat itu. Namun, kemana hilangnya mutiara ilmu pengetahuan Islam saat ini?

Republika, Jum’at, 9 Mei 2008
Jeddah; para ilmuwan, peneliti Muslim, investor, dan penguasaha akan berkumpul di Madinah, Arab Saudi, 22 – 24 Juni 2008. Pertemuan itu ditujukan untuk mencarai cara mengulang kejawaan Islam pada abad pertengahan dulu.

Pertemuan ini digagas oleh otoritas investasi umum di Saudi Arabia (SAGIA). Forum pertemuan ini diberi nama Noor atau cahaya. Topik utama yang dibahas adalah teknologi informasi dan kesehatan di dunia Islam.

Ini kabar gembira dari Saudi Arabia. Ummat Islam tentu berharap forum ini menjadi titik awal kebangkitan ilmu pengetahuan Islam.

Optimis?

Entalah….

Dunia Islam telah begitu tertinggal. Pendidikannya tidak membanggakan. Penemuannya tidak berarti. Ilmuwannya tidak lebih dari mahasiswa biasa. Politiknya jauh dari moral dan nilai-nilai Islam itu sendiri. Bisakah ummat Islam meraih kemajuan?

Forum Noor diharapkan tidak bernasib seperti Oki atau Opec. Dua organisasi dari sekumpulan negara-negara Islam dengan kekuatan besar tetapi nol aksinya. Oki dan Opec meski memiliki berbagai potensi untuk mengubah dunia dengan kekuatannya namun sampai hari ini tidak lebih baik dari macan tua ompong yang telah kekenyangan. Lambat. Bodoh. Dan tidak berguna.

Forum Noor harus benar-benar mencerahkan dunia dan membangkitkan cahaya Islam. Bisakah?

Semoga.

2 Tanggapan

  1. maju terus saudaraku……….pasti berhasil!!!!!

  2. 🙂 berjama’ah yuk!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: