WAKTU

Lelap
Galau
Bergulir
Menindas tanpa ampun
Menerjang tanpa rasa
Memutar tanpa bunyi
Melesat tanpa wujud
Meraih tanpa tangan
Tiba-tiba
Semua berubah
Tak ada sisa
Surabaya, 1992

KARENA INI AMANAT

Suatu hari di sebuah kantor.
“Mas ini gimana, sih, ” komentar seorang yang sedang menyaksikan temannya mencari pulpen yang hilang.
“Gimana bagaimana maksud kamu?” tanya balik seseorang yang dipanggil Mas tadi dengan gaya bicara agak keMandramandraan.
“Lho, Mas udah lupa dengan kata-kata Mas sendiri? Mas kan pernah bilang ke Saya kalau sebenarnya ketika kita lahir di dunia ini [...]

YANG LEBIH KAYA DAN MENCINTAI FITNAH

Seperti biasa, Abu Nawas berjalan-jalan mengunjungi pasar. Tempat inilah yang paling ia sukai karena dari tempat ini ia dapat mempublikasikan ide-idenya ke masyarakat luas secara langsung.
Tiba-tiba ia berdiri di suatu tempat yang cukup tinggi untuk di dengar seluruh orang di pasar. Dengan suara agak keras, ia mulai berpidato.”Saudara-saudara sekalian. Ada yang perlu saudara-saudara ketahui tentang [...]